Konveksi Baju
Tampilkan postingan dengan label Domain Hosting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Domain Hosting. Tampilkan semua postingan

Tips Cara Membeli Domain Menurut Keyword


Tips cara membeli domain - Seperti yang kita tahu, domain menurut keyword yang agan bidik mempunyai score yang amat besar pada serp. Walaupun hanya dengan tehnik Onpage SEO saja, kemungkinan besar agan sudah bisa mendapatkan posisi terdepan walau tanpa backlink sekalipun. Baru saja ane mencoba sebuah ide yang tidak tahu apakah cara ini sudah pernah di lakukan oleh beberapa pelaku bisnis online. 
membeli-domain

Pada umumnya agan selalu meriset sebuah keyword secara detil, melihat persaingan, dan lain-lain. Nah sesudah itu baru agan melacak domainnya. Tetapi biasanya domain yang sesuai keyword yang agan bidik sangatlah jarang untuk didapatkan. 

Oleh karena itu kali ini ane akan mencoba berbagi tentang tips cara membeli domain menurut keyword dengan nilai range pencari sesuai keinginan agan.

Berikut tips cara membeli domain menurut keyword dengan cepat

Sebelum agan mulai membeli sebuah domain, pertama-tama agan membutuhkan beberapa daftar kata kunci dengan cara seperti biasa mencarinya menggunakan adword keyword tools.

Contohnya agan akan membuat blog tentang canon digital camera, maka tinggal ketik saja canon digital camera di box adword, seperti riset yang sudah ane jelaskan sebelumnya di tahap awal memilih keyword.

Match Type agan tentukan Exact dan pilih Filter Ideas terserah agan. Untuk Adsense agan bisa mengisinya dengan 10.000 – 3.000. Bila untuk Amazon atau product affiliasi dapat mengunakan range 3000 – 300. Kira-kira akan mendapatkan hasil seperti ini :


Intinya persis layaknya riset pada umumnya. Dengan menggunakan pengaturan seperti diatas, ane mendapatkan 154 variasi keyword. Selanjutnya klik Save All.


Untuk selanjutnya klik View as Text


Salin daftar keyword yang baru saja agan dapatkan ke dalam notepad. Hapus tanda kurung kotaknya ( [ ] ) dengan menggunakan perintah find and replace. Setelah itu, baru sekarang agan copy paste ke  alamat http://www.domainhole.com/bulkcheck/ 

Top Level Domainnya pilih DOT COM. Dan inilah hasilnya:


Untuk halaman ke 2 hasilnya:


Nah, lebih mudah bukan dari pada kita harus ngecek-nya satu per satu? Semoga dengan adanya pembahasan tips cara membeli domain menurut keyword dapat memudahkan agan berburu domain. Untuk selanjutnya mari kita pergi ke pendahuluan WordPress.

Apa Itu Hosting?


Barusan kita telah belajar tentang apa itu domain dan saat ini agan dapat mencoba mempelajari apa itu hosting. Hosting yaitu tempat dimana agan bisa menyimpan bermacam-macam file pembangun website. Bila domain dapat disamakan sebagai alamat tempat tinggal, maka hosting yaitu tanah-nya. 

Apa Itu Hosting

Pada waktu agan menyewa hosting, maka agan cuma diberikan berupa tanah kosong untuk agan bangun nanti. Disini agan mempunyai hak penuh atas tanah yang sedang agan sewa. Namun umumnya pihak hosting mempunyai aturan terhadap penggunaan space hosting yang agan sewa. 

Suatu hosting bisa agan kelola melewati CPANEL, yang umumnya mempunyai alamat http ://domainkita.com/cpanel 
Untuk memudahkannya, saya berikan contoh: jika domain agan itu nyimas.com maka alamat cpanel-nya http ://nyimas.com/cpanel 

Dari cpanel ini agan dapat melakukan apa saja pada hosting yang sedang agan sewa. Kita dapat install bermacam-macam script, atau dapat juga digunakan sebagai tempat menyimpan file-file agan saja.

Mungkin hanya itu yang bisa bisnis online jelaskan tentang apa itu hosting. Untuk lebih jelasnya, anda bisa mencobanya sendiri dengan cara mengotak-atiknnya sembari membaca terus blog ini dan di terapkan ke dalam hosting agan. Untuk pembahasan selanjutnya silahkan baca tips cara membeli domain.

Apa Itu Domain?


Apa itu domain? Bagi seorang pemula tentunya ini akan menjadi pertanyaan yang cukup sulit jika harus di jawab melalui bentuk tulisan, lain halnya bagi seorang yang sudah sejak lama bergelut di bidang bisnis online. Ada baiknya jika agan-agan yang baru belajar, untuk mempraktekannya bukan sekedar membacanya saja agar lebih memahaminya. 
Apa Itu Domain

Artikel tentang apa itu domain merupakan lanjutan pembahasan sebelumnya mengenai  tools online riset keyword. Bagi agan yang belum tahu cara riset keyword, tidak ada salahnya untuk pergi sebentar melihatnya dan kembali melanjutkan pembahasan apa itu domain. 

Berikut Ulasan Apa Itu Domain 

Domain merupakan alamat situs kita. Domain berguna untuk memudahkan pengunjung mengingat alamat web. Oleh karena itu, diperlukan untuk mempunyai nama domain yang mudah diingat. Untuk mempermudahnya domain dibagi menjadi 2 sisi. 

Nama Domain 
Extension 
seperti dalam contoh : GOOGLE.COM

GOOGLE = nama domain 
COM = extension. 

Untuk membuat nama domain, kita hanya diijinkan menggunakan huruf, angka serta garis penghubung. Pengunaan huruf kapital serta huruf kecil akan diabaikan, yang berarti : 

GOOGLE.com dan Google.Com atau gOOgLe.cOm semuanya akan tetap menuju ke halaman google.com.

Serta suatu nama domain cuma dapat dimiliki oleh satu pemilik saja. Bila satu domain telah dimiliki oleh orang lain, maka jika kita ingin menggunakan domain tersebut harus menunggu sampai domain itu expired serta tidak diperpanjang lagi masa expired -nya oleh pemiliknya.

Extension sendiri terbagi menjadi 3 bagian: 

generic TOP LEVEL DOMAIN (gTLD)
USA Top Level Domain
Country Code Top Level Domain (ccTLD)

Anda bisa menemukan daftar lengkap extension di http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Internet_top-level_domains

Sementara ini, yang banyak digunakan oleh beberapa pelaku bisnis online yaitu : COM, NET, ORG, INFO

Subdomain 


Apa itu subdomain? Subdomain merupakan domain dibawah domain. Namun dia berdiri dengan sendiri. kita dapat menyamakan subdomain ini layaknya provinsi didalam satu negara. Provinsi ada didalam negara namun dia independent serta seolah-olah terpisah. 

Sebagai contoh subdomain : MAIL.GOOGLE.COM

MAIL = subdomain
GOOGLE = domain
COM = extension

Dalam kasus ini agan bisa membuat beberapa subdomain dengan catatan penamaannya di pisahkan dengan tanda titik.

Nah bagaimana, sampai disini sudah cukup jelas bukan tentang  apa itu domain? Jika merasa belum paham tentang apa itu domain, cobalah ulangi sekali lagi dengan cara mempraktekannya. Mari kita lanjut ke pembahasan selanjutnya tentang apa itu hosting.